WARTA 24 GORONTALO

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Inflasi Manado Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

Posted by On Januari 02, 2018

Inflasi Manado Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

Inflasi Manado Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

inflasi Sulut 2017 tercatat sebesar 2,44 persen . Inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan

Inflasi Manado Lebih Rendah Dibandingkan NasionalIST

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-inflasi Sulut 2017 tercatat sebesar 2,44 persen . Inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan 2016 yang tercatat sebesar 0,35 persen, namun lebih rendah dibandingkan 2015 sebesar 5,56 persen. I

"Namun inflasi Sulut terus melanjutkan tren perbaikannya. Inflasi Sulut juga tercatat lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 3,61," Ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Soekowardojo, S elasa (2/1/2018).

Di kawasan Sulawesi, inflasi Sulut juga lebih rendah dibandingkan dengan provinsi lain. Inflasi Sulut baik bulanan 0,51 persen maupun tahunan 2,44 persen berada di bawah Sulawesi Selatan, yaitu 1,04 persen untuk bulanan dan 4,44 persen tahunan.

Kemudian Sulawesi Tengah untuk bulanannya 1,87 persen dan tahunan 4,33 persen, Sulawesi Tenggara untuk bulanannya 0,68 persen, tahunannya 3,07 persen. Kemudian Gorontalo 0,79 persen untuk bulanannya dan 4,34 persen untuk tahunannya dan Sulawesi Barat 0,59 persen untuk bulanannya dan 3,79 persen untuk tahunannya.

"Pencapaian yang baik tersebut tidak terlepas dari peran berbagai pemangku
kebijakan dan pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan TPID," katanya.

Jelang akhir tahun 2017, selain upaya melalui “Gerakan Barito â€" Batanang Rica dan Tomat” tahap ke 2, berbagai upaya lainnya juga dilakukan.

Upaya lainnya berupa sidak pasar yang dipimpin langs ung oleh Gubernur Sulut, operasi pasar oleh Bulog dalam bentuk Rumah Pangan Kita, dan pasar murah oleh Disperindag Sulut dan Dinas Pangan Sulut yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian kabupaten/kota, serta rapat teknis dan High Level Meeting TPID.

Deputi Direktur Bidang Advesory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut, Buwono Budisantoso mengungkapkan Inflasi Desember 2017 sejalan dengan hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) Bank Indonesia Sulawesi Utara, meskipun hasil SPH cenderung
menunjukkan inflasi yang lebih tinggi.

Hasil SPH menunjukkan komoditas
angkutan udara dan beras konsisten mencatat inflasi serta komoditas cabai rawitkonsisten mencatat deflasi sejak minggu pertama Desember.

Komoditas bawang merah mulai merangkak naik harganya sejak minggu kedua. Namun demikian, hal berbeda terjadi pada komoditas tomat yang berdasarkan SPH sudah tercatat inflasi sejak minggu pertama hingga minggu terakhir Desember 2017.( erv)

Penulis: Herviansyah Editor: Andrew_Pattymahu Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Iseng Ambil Foto Mobil Mewah, Gadis Ini Menangis saat Melihat Pemiliknya, tak Disangka Ternyata Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Gorontalo

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »