Waspada Tanah Retak, Longsor dan Pohon Tumbang Kala Hujan ... - Warta 24 Gorontalo
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Waspada Tanah Retak, Longsor dan Pohon Tumbang Kala Hujan ...

Waspada Tanah Retak, Longsor dan Pohon Tumbang Kala Hujan ...

TANAH RETAK: Tanah retak akibat hujan deras meyebabkan phon rawan tumbang terjadi di di dusun Begagan, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. (duta.co/siti noer)P…

Waspada Tanah Retak, Longsor dan Pohon Tumbang Kala Hujan ...

TANAH RETAK: Tanah retak akibat hujan deras meyebabkan phon rawan tumbang terjadi di di dusun Begagan, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. (duta.co/siti noer)

PONOROGO |duta.co- Hujan deras yang terjadi akhir November (30/11) di Ponorogo menyebabkan tanah retak dan longsor di dusun Begagan, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Retak selebar 30 cm, dengan panjang retakan sepanjang 20 meter,dan longsor sepanjang 150 meter terjadi di atas tanah milik Damis (65) warga setempat. Akibat longsor dan retakan itu menimbun beberapa areal sawah milik 4 warga lainnya.

“ Jadi pas turun hujan lebat satu malam pada (29/11) hingga (30/11) terdengsr suara gemuruh dan benturan yang sangst keras, setelah dic ek tenryata tanah milik pak Damis retak dan longsor, sehingga menimbun tanah sawah milik 4 orang warga,” terang Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP. Sudarmanto, kemarin

Menurutnya, 4 warga yang tanahnya tertimbun longsor itu adalah Miskun , Bonado, Paimin dan Boiman. Namun longsor di desa paling selatan di Ponorogo yang berbatasan dengan Pacitan itu, tidak ditemukan korban jiwa dalam kejadian itu.

Baca Juga:

  • Fatwa MUI soal Medsos Disambut Positif, Ini Isi Lengkapnya
  • Siklon Tropis Cempaka Landa Pacitan, 11 Orang…

Sementara di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo, hujan deras pada Rabu (29/11) juga menyebabkan sebatang pohon waru di dekat Pasar Stasiun Ponorogo tumbang. Tumbangnya pohon waru di Jl. Soekarno -Hatta pada siang bolong itu, memakan korban 4 unit motor.

Pohon waru dengan diameter 45 cm yang berada di tepi jalan itu roboh dan menimpa 4 motor yang sedang diparkir di bawahnya. Dari ke 4 motor mili k pedagang itu satu diantarnya rusak berat. Pohon waru ambruk karena sebelumnya sudah condong dengan kemiringan 50 % ke arah jalan raya. Miringnya pohon tersebut karena antara batang utama dengan dahan tidak seimbang.

Yudi Priono, koordinator bidang kebersihan dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo mengaku, sebenarnya pihaknya bersama kepolisian ,Dinas Perhubungan dan Dinas Pol PP sudah berada di lokasi sejak pagi untuk melakukan pemotongan pohon tersebut karena diidentifikasi rawan roboh.

Namun sebelum proses pemotongan dilakukan, pohon waru tersebut sudah roboh duluan. Karena tim gabungan ini sudah berada di TKP maka proses evakuasi lebih cepat dilakukan . Bahkan tim bersama juga melakukan pemotongan terhadap 3 pohon lainnya karena rawan tumbang.

“ Sebenarnya sudah mau ditebang, tapi sebelum dilaksanakan sudah tumbang,” ujarnya. Untuk melakukan penebangan dan pembersihan pohon, jalan di jantung kota Ponorogo itu sempat ditutup beberapa saat dari satu arah menuju utara. (sna)

Sumber: Google News | Warta 24 Ponorogo

Tidak ada komentar