Pilkades melalui e-Voting terus berlanjut - Warta 24 Gorontalo
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Pilkades melalui e-Voting terus berlanjut

Pilkades melalui e-Voting terus berlanjut

Merdeka > Teknologi Pilkade…

Pilkades melalui e-Voting terus berlanjut

Merdeka > Teknologi Pilkades melalui e-Voting terus berlanjut Senin, 4 Desember 2017 11:41 Reporter : Fauzan Jamaludin Pilkades e-voting. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Deputi Bidang Teknologi Informasi dan Energi dan Material, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan, gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) melalui e-Voting telah beberapa kali diselenggarakan dengan bantuan alat dari BPPT.
Terbaru, penggunaan e-Voting akan digelar kembali di 17 desa di Kabupaten Boalemo, Provinsi Sulawesti Tenggara. Penggunaa e-Voting untuk ini, dikatakan Hammam, sejatinya telah dilakukan sejak tahun 2012 lalu.
Dasar data yang digunakan melalui KTP Elektronik (KTP-el). Menurutnya, penggunaan KTP-el sebagai identitas tunggal masyarakat pemilih merupakan sebuah keniscayaan.
“Ini merupakan sebagian dari upaya reformasi penyelenggaraan pemilu. Diharapkan dengan contoh pelaksanaan Pilkades ini, maka rakyat Indonesia semakin yakin dengan manfaat KTP-el untuk Pilkada dan Pemilu nasional,” terangnya.
Sementara itu, dijelaskan oleh Ahli Utama Perekayasa bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT, Andrari Grahitandaru, nantinya pemilih yang masih menggunakan KTP lama, maka KTP lama tidak boleh lagi dibawa pulang untuk diganti dengan KTP-el.
Penggunaan KTP-el disebutnya dilatarbelakangi oleh seringkali Pilkades ini ternodai dengan tidak validnya pemil ih karena adanya pemilih yang diwakilkan, penyalahgunaan undangan milik orang lain atau adanya pemilih fiktif.
Di sisi lain, karena memerlukan persiapan yang tidak mudah serta diperlukannya perubahan mind set para pemilih. Pemilih datang ke TPS tidak lagi bawa surat pemberitahuan memilih atau surat undangan, namun cukup bawa KTP-el atau SUKET (Surat Keterangan).
“Penggunaan KTP-el dalam Pemilu akan dapat memperbaiki sistem kepemiluan di Indonesia, dimana pemilih adalah benar-benar didasarkan sesuai dengan basis data kependudukan de facto, dan bukan pada data penduduk de yure seperti pada Pemilu konvensional,” kata dia. [idc]

Baca Juga:
Akun Twitter Kemlu minta maaf soal postingan pornoApple akan luncurkan iPad murah (lagi) di 2018Samsung: Galaxy S8 Microsoft Edition? Itu cuma mitos!Perang antara Apple dan Qualcomm masuki babak baruiPhone X bakal jadi 'senjata maut' jangka panjang buat AppleKitab Mahabharat a sudah mampu melihat bentuk bumi sejak berabad-abad laluIndonesia jadi salah satu tolok ukur kesuksesan produk Google
Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Boalemo

Tidak ada komentar