Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang ... - Warta 24 Gorontalo
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang ...

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang ...

Kompas.com/Markus Makur Fatima Sanul (46), penderita tumor mata ganas. (Foto arsip: Khamdan)������������������������������������������������������������������������…

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang ...

Fatima Sanul (46), penderita tumor mata ganas.  (Foto arsip: Khamdan)Kompas.com/Markus Makur Fatima Sanul (46), penderita tumor mata ganas. (Foto arsip: Khamdan)

BORONG, KOMPAS.com - Fatima Sanul (46), penderita tumor mata ganas dari wilayah Sambirampas, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, selama ini hidup sebatang kara.

Ibu ini menderita tumor ganas di mata kanannya sejak tahun 2012. Bermula dari tumor kecil, lama-kelamaan membesar. Berkat kepedulian seorang guru garis depan yang mengajar di wilayah itu dan perjuangannya menginformasikan kepada Pemerintah Kabup aten Manggarai Timur pada November 2017, kini Fatima akan dioperasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Setelah memperoleh surat rujukan dari Puskesmas Watunggong dan dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai, hari ini Fatima diperiksa di RSCM oleh dokter ahli mata.
Khamdan, guru garis depan yang bertugas di SMPN 5 Sambirampas dan kini mendampingi Fatima di RSCM, saat dihubungi Kompas.com dari Flores, Kamis (14/12/2017), menjelaskan, Kamis pagi tadi Fatima yang didampinginya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, lalu dijemput oleh tim dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jakarta untuk dibawa ke RSCM.
“Saat ini sedang menjalani pemeriksaan di RSCM dan selanjutnya akan dioperasi oleh dokter ahli mata. Kami terus memohon uluran tangan dari berbagai pihak untuk meringankan penderitaan dari Ibu Fatima, juga selama berada di Jakarta,” ujar Khamdan.

Baca juga: 7 Tahun Digerogoti Tumor Ganas, Janda Tua Ini Tak Pernah Berobat karena Miskin
Dia mengatakan, berkat bantuan media massa di Pulau Flores yang memublikasikan penderitaan Fatima, akhirnya ada kepedulian dari tim ACT untuk membantu pembiayaan operasi mata di RSCM. Dari pemberitaan itu juga datang perhatian dari Pemkab Manggarai Timur untuk membiayai pengobatan Fatima yang menderita selama lima tahun.
“Beruntung ada lembaga kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap Jakarta yang siap membantu biaya untuk operasi di RSCM Jakarta Pusat,” ucap Khamdan.
Dia menjelaskan bahwa semua biaya operasi dan akomodasi selama di Jakarta ditanggung oleh tim kemanusiaan dari ACT, sedangkan biaya pasca-operasi selama lebih kurang enam bulan untuk penyembuhan akan ditanggung oleh Pemkab Manggarai Timur.
Sementara itu, Ari, anggota tim ACT, mengungkapkan bahwa pengobatan Fatima akan memakan waktu cukup lama mengingat kondisi penyakitnya yang tergolong parah sehingga membutuhkan kesabaran.

Pasien akan ditan gani oleh ahli spesialis bedah onkologi dari RSCM. Adapun pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada tim kemanusiaan ACT dan dokter agar melakukan yang terbaik.

Keluarga pun hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada tim ACT Jakarta dan Pemkab Manggarai Timur, serta berharap operasi berjalan dengan lancar dan Tuhan membalas kebaikan para donatur.
“Membiayai hidup di Jakarta selama enam bulan dalam masa perawatan membutuhkan uluran tangan dari sesama manusia untuk meringankan penderitaan dari Ibu Fatima sampai sembuh,” tutur Ari.

Kompas TV Seorang anak di Gorontalo menderita tumor di bagian ginjal dan kini membutuhkan biaya untuk operasi. Karena keterbatasan ekonomi, bayi berama Martin ini tak dapat berobat maksimal untuk mengobati tumor perut di bagian ginjalnya.

Terkini Lainnya

Ditarik Anies, Tidak Ada Pembahasan Raperda Reklamasi di DPRD DKI

Ditarik Anies, Tidak Ada Pembahasan Raperda Reklamasi di DPRD DKI

Megapolitan 15/12/2017, 10:05 WIB Sandiaga: Dari Awal Sekali, Kami Tak Pernah Berjanji Beri Modal OK OCE

Sandiaga: Dari Awal Sekali, Kami Tak Pernah Berjanji Beri Modal OK OCE

Megapolitan 15/12/2017, 09:59 WIB PKS: Jangan Bahagia Dulu, Mungkin Fahri Hamzah yang Akan Nangis Bombay

PKS: Jangan Bahagia Dulu, Mungkin Fahri Hamzah yang Akan Nangis Bombay

Nasional 15/12/2017, 09:49 WIB Cek Tembok DPRD DKI yang Melengkung, Anies Sebut Kemiringan hingga 20 Derajat

Cek Tembok DPRD DKI yang Melengkung, Anies Sebut Kemiringan hingga 20 Derajat

Megapolitan 15/12/2017, 09:43 WIB Badai Cempaka, 1 Desa di Gunungkidul Sulit Diakses akibat Jalan Tertutup Longsor

Badai Cempaka, 1 Desa di Gunungkidul Sulit Diakses akibat Jalan Tertutup Longsor

Regional 15/12/2017, 09:35 WIB Cabut 2 Raperda Reklamasi, Anies Akan Bentuk Tim Kajian

Cabut 2 Raperda Reklamasi, Anies Akan Bentuk Tim Kajian

Megapolitan 15/12/2017, 09:28 WIB Sengkarut Regulasi, Penghambat Presiden Jokowi?

Sengkarut Regulasi, Penghambat Presiden Jokowi?

Nasional 15/12/2017, 09:16 WIB Anies: Saya Imbau Warga Antisipasi Kemungkinan Huj   an yang Amat Lebat

Anies: Saya Imbau Warga Antisipasi Kemungkinan Hujan yang Amat Lebat

Megapolitan 15/12/2017, 09:13 WIB Kala Rio Haryanto Bakar Semangat 250 Muda Mudi Milenial…

Kala Rio Haryanto Bakar Semangat 250 Muda Mudi Milenial…

BrandzView 15/12/2017, 09:09 WIB Sandiaga Main Basket Saat Tinjau Revitalisasi Lapangan Banteng

Sandiaga Main Basket Saat Tinjau Revitalisasi Lapangan Banteng

Megapolitan 15/12/2017, 09:01 WIB Proyek Pelabuhan Senilai Rp 70 Miliar di Mamuju Utara Mangkrak

Proyek Pelabuhan Senilai Rp 70 Miliar di Mamuju Utara Mangkrak

Regional 15/12/2017, 08:57 WIB Ini Media Raksasa Singapura, 1 Hari 1 Jurnalis Bikin 100 Berita...

Ini Media Raksasa Singapura, 1 Hari 1 Jurnalis Bikin 100 Berita...

Edukasi 15/12/2017, 08:51 WIB Kemenhub Berlakukan Aturan Sanksi Taksi 'Online' Mulai Februari 2018

Kemenhub Berlakukan Aturan Sanksi Taksi "Online" Mulai Februari 2018

Nasional 15/12/2017, 08:44 WIB Putin dan Trump Bahas Korea Utara Melalui Sambungan Telepon

Putin dan Trump Bahas Korea Utara Melalui Sambungan Telepon

Internasional 15/12/2017, 08:35 WIB Dibantu Dermawan, Nenek Pengidap Tumor Ganas Akhirnya Dibawa ke RS

Dibantu Dermawan, Nenek Pengidap Tumor Ganas Akhirnya Dibawa ke RS

Regional 15/12/2017, 08:29 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Gorontalo

Tidak ada komentar