WARTA 24 GORONTALO

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Nasib 2.000 GTT PTT Cilacap Menggantung

Posted by On November 30, 2017

Nasib 2.000 GTT PTT Cilacap Menggantung

CILACAP, SATELITPOST-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap masih terus melakukan pendataan dan verifikasi kepada Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT PTT) yang memenuhi syarat sesuai dengan standar minimum pendidikan. Sampai saat ini, dinas masih menunggu hasil final dari tim verifikasi.

“Kita masih menunggu proses finalisasi pendataan. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi sudah diketahui,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Wuyung Pambudi, usai upacara HUT Korpri, Hari Guru Nasional, HUT PGRI, dan Hari Kesehatan Nasional, di Alun-alun Cilacap, Rabu (29/11).

Menurutnya saat ini ada lebih dari 5.600 guru wiyata bakti yang ada di Cilacap yang diverifikasi. Padahal kebutuhan guru yang ada di Cilacap saat ini, kata dia, masih butuh sekitar 3 ribu guru lagi.

Verifikasi ini dilakukan dengan ketentuan guru syaratnya berpendidikan S1, sarjana pendidikan atau sarjana umum yang memiliki akta 4, serta guru mengajar sesuai dengan keahliannya.

Saat dilakukan validasi ini, kata dia, memang tidak semua guru wiyata bakti ini sudah linier atau memenuhi standar pendidikan minimal. Bagi mereka yang tidak memenuhi syarat, akan ada tim pengkaji kebutuhan guru yang melakukan pembahasan sehingga ada kebijakan yang diambil pemkab.

“PGRI berharap teman-teman tetap menjaga kondusifitas dan kebetulan kemarin setelah mengikuti FGD antara gubernur, pengurus besar PGRI, Kemendikbud, dan Menpan di Semarang, gubernur memberikan atensi luar biasa terhadap GTT PTT,” katanya.

Pada momen, Hari PGRI dan Hari Guru Nasional ini, pihaknya yang juga sebagai Ketua PGRI ini sangat berharap agar guru bisa melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional.

Ketua Forum Komunikasi GTT PTT Cilacap, Sulthoni mengatakan, pada awal bulan November lalu ada sekitar 3.200 an GTT PTT yang linier dari sebanyak 5.500 GTT PTT yag div alidasi. Artinya, kemungkinan besar dua ribu lebih GTT PTT yang tidak masuk linier.

Saat ini, forum masih terus memperjuangkan agar seluruh GTT PTT yang diperjuangkan mendapatkan kesejahteraan sama. Meskipun jumlahnya tidak sama dengan UMK, namun yang terpenting semuanya mendapat kesejahteraan tanpa terkecuali.

“Dilematis sekali mereka yang sudah belasan tahun tidak lolos verifikasi, jumlahnya belum jelas sekali sampai saat ini,” katanya.

Pada tahun 2017 ini pemkab menganggarkan sebesar Rp 19 miliar untuk bantuan operasional transportasi GTT PTT di Cilacap. Masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu per bulan. Pada tahun 2018 mendatang, pemkab menganggarkan sebesar Rp 26,52 miliar di APBD untuk bantuan transportasi tersebut. ([email protected])

Komentar

komentar

Sumber: Google News | Warta 24 Cilacap

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »