Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan ... - Warta 24 Gorontalo
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan ...

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan ...

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan Surakarta Ludes Dirayah Warga Sepasang gunungan langsung dirayah ribuan masyarakat di halaman masjid Agung Sur…

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan ...

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan Surakarta Ludes Dirayah Warga

Sepasang gunungan langsung dirayah ribuan masyarakat di halaman masjid Agung Surakarta setelah didoakan oleh para ulama.

Dalam Sekejap, Gunungan Garebek Maulid Keraton Kasunanan Surakarta Ludes Dirayah WargaTRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRORibuan warga menyerbu gunungan dalam Garebek Maulud Keraton Kasunanan Surakarta di halaman masjid Agung Surakarta, Jumat (1/12/2017).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua pasang gunungan dalam garebek maulid Keraton Kasunanan Surakarta dalam sekejap habis dirayah ribuan masyarakat yang sudah menunggu sejak pag i.

Kirab dua pasang gunungan merupakan puncak Perayaan Sekaten Keraton Kasunanan Surakarta , Jumat (1/12/2017).

Sepasang gunungan terdiri dari satu gunungan jaler dan satu gunungan estri.

Gunungan Jaler lebih tinggi ketimbang Gunungan Estri.

Baca: Filosofi Makanan yang Disajikan di Gunungan saat Kirab Garebek Maulid

Gunungan Jaler berisikan sayur sayuran mentah.

Sedangkan Gunungan Estri berisi makanan matang, seperti intip, ketan, dan rengginang.

Sepasang gunungan langsung dirayah ribuan masyarakat di halaman masjid Agung Surakarta setelah didoakan oleh para ulama.

Sedangkan sepasang lagi dirayah di halaman Kori Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta.

Sebelumnya, dua pasang gunungan dikirab mulai dari Kori Kamandungan melalui Sitihinggil Lor, Pagelaran Keraton, Alun-Alun Utara (Alut) Keraton, dan kompleks Masjid Agung Solo.

Kerabat keraton, KGPH Dipokusumo mengatakan Grebeg Maulud merupakan perwu judan syukur dari Keraton.

" Wujud syukur dari Raja, Sentana Dalem, Kawula dan masyarakat pada umumnya dan juga peringatan kelahiran Nabi Muhammad," kata Dipo.

Menurutnya, grebeg juga sebagai tanda kebersamaan antara keraton, ulama, dan masyarakat dalam mensyukuri nikmat Tuhan. (*)

Penulis: Imam Saputro Editor: Hanang Yuwono Sumber: TribunSolo.com Ikuti kami di Video Pramugari Lion Air Tampar Penumpang yang Berujung Lapor Polisi Sumber: Google News | Warta 24 Surakarta

Tidak ada komentar