www.AlvinAdam.com

WARTA 24 GORONTALO

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Taman Dewari, Spot Selfie dengan Hamparan Bunga Matahari nan ...

Posted by On Maret 02, 2018

Taman Dewari, Spot Selfie dengan Hamparan Bunga Matahari nan ...

MAGELANG, KOMPAS.com - Hamparan tanaman bunga matahari ini sungguh memesona. Dominasi warna kuning cerah sangat kontras dengan hamparan hijau sawah dan pepohonan di sekelilingya.

Tak heran jika kebun bernama " Taman Dewari" ini menjadi buruan pencinta swafoto dan fotografi. Hasil foto berlatar taman indah ini juga sudah ramai wira-wiri di media sosial sepekan terakhir ini.

Taman Dewari terletak di Dusun Kradenan Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sekitar 10 kilometer dari Taman Wisata Candi Borobudur. Meski baru dibuka pada 10 Februari 2018, taman ini sudah ramai dikunjungi wisatawan.

Baca juga : Rumah Hobbit Magelang Ada di Taman Wisata Grenden Pakis

Sang pemilik, Beta Zanial Amirin (31), menceritakan Taman Dewari lahir dari kegemarannya berburu spot selfie bersama keluarga nya di berbagai daerah. Dirinya pun tercetus ide untuk membuat spot foto sendiri di lahan atau ladang milik keluarga.

"Saya dan keluarga suka pergi ke tempat-tempat menarik untuk foto-foto. Lalu berpikir, kenapa enggak bikin spot sendiri. Kebetulan kami punya lahan di sini, dengan pemandangan pegunungan dan sawah," ungkap Beta, Jumat (16/2/2018).

Beta dan istrinya, Pramudita Tunggadewi (29), kemudian mengubah ladang cabai menjadi Taman Bunga Matahari. Dia membeli ribuan bibit bunga ini di daerah Tangerang dan mulai menaman pada bulan November 2017.

Baca juga : Bunga Tabebuya Kembali Bermekaran, Magelang bak Negeri Sakura

Menurut Beta, tanaman bunga matahari dipilih karena termasuk tanaman yang mudah dirawat. Cukup disiram air, diberi pupuk dan disiangi rumput atau tanaman liarnya. Tidak butuh waktu lama, pada Januari 2017, tanaman mulai berbunga.

"Kami tanam sekitar 8.000 pohon, dengan luasan lahan sekitar 2.800 meter pers egi. Untuk tanaman cadangan, ada sekitar 2.000 bibit pohon. Semula ladang ini untuk menaman cabai dan padi seperti ladang di sekitarnya," jelas karyawan sebuah BUMN di Yogyakarta itu.

Berbeda dengan jenis tanaman bunga lainnya, fisik tanaman bunga matahari relatif lebih kuat, tidak mudah patah dan terinjak-injak. Sehingga risiko rusaknya lebih kecil. Meskipun masa mekar bunga hanya beberapa pekan saja.

"Memang kami belum tahu pasti mekarnya berapa lama, ini baru pertama kali mekar. Beberapa pekan ke depan mungkin masih mekar. Yang pasti tanaman bunga Matahari memiliki ketahanan fisik kuat, tingginya juga setara dengan tinggi orang jadi tidak gampang diinjak-injak," urai Beta.

Menurut Beta, ketahanan bunga bisa lebih lama bila musim kemarau. Sebab, hujan lebat yang mengguyur Magelang belakangan ini ternyata menyebabkan beberapa bunga cepat layu.

Nama Dewari sendiri diambil dari nama belakang anak semata wayangnya, Kairavi Isvara Zan Dewari (2). Kon sep taman ini juga telah mendapat respon positif dari masyarakat dan Pemerintah Desa Barurono.

Ada belasan warga setempat yang ikut mengelola taman Dewari, ada yang bertugas menjaga pintu tiket, parkir dan petugas yang mengawasi di dalam taman.

"Motivasi kami memang ingin mengembangkan potensi destinasi wisata baru di Magelang. Syukur-syukur menjadi lahan pekerjaan baru bagi warga, selain tetap mempertahankan pertaniannya," ucap Beta.

Beta sendiri tidak menyangka antusias masyarakat begitu luar biasa. Setiap hari Taman Dewari dikunjungi wisatawan berkisar 700-800 orang. Jumlah ini akan bertambah bila akhir pekan atau hari libur tiba.

Selain indah, tiket masuk taman ini juga murah, hanya Rp 5.000 per orang. Wisatawan juga hanya dikenakan parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Wisatawan bisa berfoto-foto di tengah tanaman karena disediakan jalan kecil/setapak. Di beberapa titik juga disediakan bangku kecil supaya wisatawan leluasa berfoto dengan latar belakang hamparan bunga Matahari.

"Selfie dan masuk ke sela tanaman boleh, tapi jangan sampai merusak tanaman. Kalau merusak, kami minta ganti rugi Rp 40.000 per batang. Ada petugas kami yang mengawasi," imbuh istri Beta, Pramudita Tunggadewi.

Ke depan pihaknya akan mengembangkan potensi yang bisa digali lagi, baik di Taman Dewari maupun di lokasi lain.

Marisa Intan Sari (27), salah seorang pengunjung asal Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengaku terpesona dengan pemandangan hamparan tanaman bunga Matahari di taman ini. Marisa awalnya melihat postingan foto taman ini di media sosial.

Karena penasaran, dia pun mengajak serta suami dan anaknya untuk berkunjung ke taman cantik ini. Apalagi jarak dengan rumahnya tidak terlalu jauh.

"Awalnya lihat di Instagram, Facebook, banyak yang posting (foto Taman Dewari). Akhirnya bisa kemari, dan ternyata memang bagus banget. Harga tiket murah, bisa foto-foto sepuasnya," tutur p erempuan berambut panjang ini.


Berita Terkait

Magelang Butuh Pusat Oleh-oleh Lengkap dan Nyaman

Capjae Kerupuk, "Seblak" ala Magelang

Fun Off Road Merapi, Wisata "Anti-mainstream" di Magelang

Terkini Lainnya

Keliling Dunia Bareng Nasi Goreng...

Keliling Dunia Bareng Nasi Goreng...

Food Story 03/03/2018, 08:04 WIB Ini 3 Rekor Muri di Cap Go Meh Singkawang 2018

Ini 3 Rekor Muri di Cap Go Meh Singkawang 2018

News 02/03/2018, 22:15 WIB Cap Go Meh di Singkawang Berakhir, Tatung Diarak Keliling Kota

Cap Go Meh di Singkawang Berakhir, Tatung Diarak Keliling Kota

News 02/03/2018, 21:20 WIB Beragam Aktivitas Seru di Sekitar Danau Biwako

Beragam Aktivitas Seru di Sekitar Danau Biwako

Jepang Terkini 02/03/2018, 21:01 WIB Kata Me   nteri Agama tentang Festival Cap Go Meh di Singkawang

Kata Menteri Agama tentang Festival Cap Go Meh di Singkawang

News 02/03/2018, 20:15 WIB Bandara Morowali, Cerita Perkembangan Transportasi di Sulteng

Bandara Morowali, Cerita Perkembangan Transportasi di Sulteng

News 02/03/2018, 19:07 WIB Seperti Sri Mulyani dan Luhut Mendaki Gunung Ijen, Ini Tipsnya...

Seperti Sri Mulyani dan Luhut Mendaki Gunung Ijen, Ini Tipsnya...

Travel Tips 02/03/2018, 17:42 WIB Mau ke Gunung Ijen seperti Sri Mulyani dan Luhut dengan Biaya Mur   ah?

Mau ke Gunung Ijen seperti Sri Mulyani dan Luhut dengan Biaya Murah?

Travel Tips 02/03/2018, 16:41 WIB Ini Contekan Promo Tiket dan Paket Wisata di Astindo Travel Fair

Ini Contekan Promo Tiket dan Paket Wisata di Astindo Travel Fair

News 02/03/2018, 16:03 WIB Sri Mulyani dan Luhut Ajak Wisatawan ke Ijen, Seindah Apakah Ijen?

Sri Mulyani dan Luhut Ajak Wisatawan ke Ijen, Seindah Apakah Ijen?

Travel Story 02/03/2018, 15:12 WIB Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi

Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi

Travel Story 02/03/2018, 14:47 WIB Yuk ke JCC, Berburu Diskon di Astindo Travel Fair

Yuk ke JCC, Berburu Diskon di Astindo Travel Fair

News 02/03/2018, 14:05 WIB Sebelum Mengunjungi Ijen, Ini Agenda Sri Mulyani dan Luhut

Sebelum Mengunjungi Ijen, Ini Agenda Sri Mulyani dan Luhut

News 02/03/2018, 13:27 WIB Menengok Kesiapan Bandara Maleo Morowali sebelum Diresmikan Jokowi

Menengok Kesiapan Bandara Maleo Morowali sebelum Diresmikan Jokow i

News 02/03/2018, 12:19 WIB Sri Mulyani dan Luhut Mendaki ke Puncak Ijen, Ini Komentar Mereka

Sri Mulyani dan Luhut Mendaki ke Puncak Ijen, Ini Komentar Mereka

News 02/03/2018, 11:46 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Pohuwato

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »