www.AlvinAdam.com

Warta 24 Gorontalo


Warta 24 Gorontalo

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Desa ini sediakan wifi dan aplikasi kependudukan

Posted by On Desember 16, 2017

Desa ini sediakan wifi dan aplikasi kependudukan

REGIONAL / KEBIJAKAN Desa ini sediakan wifi dan aplikasi kependudukan Sabtu, 16 Desember 2017 / 15:43 WIB Desa ini sediakan wifi dan aplikasi kependudukan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teknologi informasi dapat mendukung kesejahteraan masyarakat apabila dimanfaatkan dengan optimal dan inovatif. Seperti yang dilakukan oleh Hasan Hasiru Kepala Desa Lamahu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Di desa ini, koneksi internet wifi bisa dinikmati oleh 326 kepala keluarga dan 1.373 jiwa. Mereka disediakan aplikasi Lamahu Command Center, yang memiliki fitur surat menyurat elektronik dari dan kepada aparat desa.

Aplikasi ini hanya bisa diakses oleh masyarakat Lamahu karena harus menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Lamahu C ommand Center juga memiliki fitur keren seperti tombol panic button (tombol darurat) jika terjadi suatu kejadian dan keadaan darurat seperti jika ada ibu hamil yang akan melahirkan. Tinggal menekan panic button sehingga seluruh warga desa mengetahui dan bisa segera memberikan bantuan.

Desa Lamahu menjadi salah satu desa di Gorontalo yang dicanangkan sebagai kampung Keluarga Berencana (KB), mengingat masih rendahnya peserta KB di desa tersebut.

Selain itu, penggunaan aplikasi diharapkan mampu menjadi salah satu medium untuk mengembangkan data kependudukan yang terintegrasi.

Nofrijal, Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengatakan, keinginan Hasan sejalan dengan rencana BKKBN yang merencanakan integrasi data kependudukan.

Melalui program rumah dataku, BKKBN berupaya untuk melakukan pemuktahiran data kependudukan dan data keluarga sehingga semakin mendekatkan masyarakat kepada layanan publik.

Hasan Hasiru b erharap, dengan adanya kampung KB tersebut maka nantinya akan ada aplikasi perencanaan berbasis android yang bisa menjadi sara bagi masyarakat untuk memperbarui datanya sendiri.

"Ketika ada yang melahirkan bisa langsung mengisi data berbasis android untuk membuat dokumen seperti akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) atau fitur semacam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) digital,” ujar Hasan dalam rilis resminya, kemarin (15/12).


Reporter Dina Mirayanti Hutauruk Editor Sanny Cicilia

SMART CITY

  • Terpopuler
  • Terkomentari
  1. Jokowi sampai tak tidur akibat gempa
  2. Rekor dua dekade emiten baru
  3. Bansos non tunai disalurkan awal 2018
  4. Pengacara sebut dakwaan Novanto tak adil
  5. PTRO dan Kideco angkat saham INDY
  1. Bank Indonesia larang bitcoin mulai 2018
  2. PUPR minta publik untuk tak alergi reklamasi
  3. Jokowi sampai tak tidur akibat gempa
  4. Aset Bos Pandawa disetor ke negara, nasabah riuh
  5. Setnov terima US$ 7,3 juta dari proyek e-KTP
Feedback â†' x Feedback â†" x Close [X] Sumber: Google News | Warta 24 Bone Bolango

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »